Terpentung Ilmu Kanuragan baru

Zaman penuh kecepatan informasi dan waktu ini seharusnya memang sudah tidak waktunya ndeso dan merasa subordinate dengan software berbayar serta mahal dimana ketika lagi menginstal operating system harus dengan bolak-balik memasukkan cd driver, memasukkan cd program perkantoran, dan lain sebagainya, cukup dengan satu cd Ubuntu desktop 9.04 Jaunty Jackalope udah bablas angine semua, apa yang kita inginkan semua sudah ada dari Grafis yang sudah cukup bagus – GIMP – dan Open Office dari SUN Microsystem yang gak usah pake aneh-aneh sudah bisa juga membuka dokumen MS Office 2007 yang DOCx itu. Malahan cilakanya sistem operasi Jendela malah nggak bisa buka Open Office Document – odt, dasar terlalu pede nggak ngira kalo di dunia juga ada program-program pengolah kata yang lain. Tentunya juga jaman sekarang ini jika fakir benwit bisa dolan-dolan maen ke tempat free hotspot yang kadang kecepatannya juga nggak mengecewakan -jika sepi tentunya-, atau pesan kepada kenalan yang juga menggunakan Operating System Ubuntu Linux 9.04 Jaunty Jackalope untuk menginstal APTonCD, yang bertugas membuat APT-APT yang ada di kemputer kita untuk diburning ke CD menjadi sebuah rangkaian repository yang walahiyung saya juga masih heran kok bisa-bisanya…

Pengalaman yang memuakan serta menjengkelkan ketika membeli sebuah Notebook Lenovo G430, bahwa tidak ada cd driver untuk Linux, tentunya memang Lenovo G430 ini sangat Windows Vista minded, bahkan jika mau pake Windows XP harus download drivernya yang 400 megabyte itu benar-benar character assasination, diamput, orang mau beli ini cuma untuk maen Linux Ubuntu …eee malah nggak support Linux katanya, dasar hati udah ngaceng berat kepincut sama specnya si G430 ini tanpa babibu langsung bayar ae persetan pokoke saya belajar Linux pake laptop, karena desktop dan laptop satunya sudah Windows minded, mosok dari lahir mainnya DOS, Wordstar, Lotus yang pake disket gede itu jiahaha, kemudian Windows 3.1, Windows 95, Windows 97, Windows 98, Windows Millenium Edition, Windows 2000, Windows NT Server, Windows 2000 Advanced Server, Windows XP Profesional, Windows Server 2003, bahkan Windows XP Starter Edition yang kutukupret itu, Windows Vista, Windows 7, dah bosen saya, terus terang aja maen original untuk kompie pribadi, kalo ada orang minta tolong install ya kasih yang laen dung, tapi memang nggak ada bedanya kok dengan yang bajakan. Pernah maen MAC OS juga sebentar tapi yo sama saja cepet bosan karena nggak ada temannya, siapa bilang Mac bagus, kalo bagus tentunya banyak sekali yang menggunakan, bukan karena mahal tentunya tapi kalo minoritas yo sama saja bukan, apalagi kalo Mac sangat ekslusif sekali, dan malah terlihat agak gimana gitu kalo orang elit, dan itu malah membuat aneh tentunya, dasar kapitalis penginnya jadi kendoro-ndoroan gitu biasanya… meskipun juga kita sudah saling mempersetankan neoliberalisme.

Sesuai prosedur standar tentunya berbekal Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex hasil request ke Shipit, pasang dulu pake Live CD, jalan semua, sampe touchpad, dan tentunya koneksi wirelessnya kedetek semua, kemudian pasang dan install langsung, bwahaha… karena telat masangnya ternyata ada ratusan mega yang harus di update lagi, persetanlah jalanin aja, baru kemudian terasa bahwa brightness dan contrastnya gak jalan, layar menjadi sangat terang dan pusing kepala ketika dipakai untuk blogwalking dan ngetik kerjaan tentunya. Kemudian dimulailah kenakalan untuk otak-atik kernel Linux yang super menarik itu, maklum kurang kerjaan eh jadinya brightness dan contras malah terlalu gelap alias harus pake senter kalo lihat… celaka, tapi malah menjadikan semangat untuk kemudian pake LIVE CD lagi untuk download versi selanjutnya karena ketika melihat-lihat ke Launchpad.net memang sudah disadari oleh para pakar pemerhati Ubuntu atas keanehan Lenovo G430 ini, dan mereka berkata jika nantinya ketika sudah kelar Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope versi stabilnya permasalahan brightnesss contrast Lenovo G430 ini bakalan teratasi. Ini menambah semangat tentunya setelah kacau main kernel versi terakhir itu, pasang lagi Live CD dan download Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope versi Alpha 3, memang permasalahan ini teratasi meskipun belum sempurna betul karena brightness dan contrastnya belum bisa diatur bagus, tapi udah nggak bikin pusing kepala ini karena mata lelah. Untuk kemudian seterusnya setelah install Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalopehanya update-update seperti biasa sampai ke versi Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope versi rilis stabil pada 23 April 2009. Hingga ahirnya juga nekat upgrade ke Ubuntu Studio 9.04 Jaunty Jackalope.

Untuk touchpad memang harus tekan Fn+F8 dua kali agar bisa jalan, kemudian untuk kartu memori Sony Stick Pro Duo memang belum bisa, dan masih dilaporkan sebagai bug, karena belum bisa mbacanya, tapi kalo pake kabel digital cameranya Sony itu tetap bisa jalan dan diambil datanya, so bukan masalah besar bagi tentunya. Juga memang belum tahu gimana caranya memakai tombol bendera kotak mirip susu bendera di keyboard itu, karena nggak ada fungsinya, nggak mengeluarkan Start program itu.. hahaha…. itulah pengalaman saya bersama kekasih yang menemaniku setiap saat Lenovo G430, untunglah usernya hanya orang sederhana yang nggak terlalu aneh-aneh sehingga meski didiskriminasi untuk menggunakan GNU Linuxpun saya tetap mencintainya, entah sampe kapan… bahkan sekarang sudah dilengkapi dengan apt-apt dari Ubuntu server dan Ubuntu Studio 9.04 Jaunty Jackalope, memang jika mau bermain Sistem operasi ini hingga puas harus menyiapkan hardisk yang sebesar-besarnya, prosesor yang secepat-cepatnya, dan memori semaksimal mungkin agar puwas, meski tidak harus begitu bukan, karena sistem operasi ini juga masih mendukung Processor Intel 300 MHz dengan memori 256 MB, bwahaha… inget Ekonomi Kerakyatan jadinya… coba aja pasang Jendela XP ke CPU Intel Processor 300 MHz dengan memori SDRAM 256 MB, silahkan stop dreaming start action dan rasakan bedanya dengan memakai Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope yang tampilannya sama sekali tidak kalah dengan Windows Seven, rasakan kerugiannya dahulu memakai Ubuntu hmmm… apalagi kecepatannya… itulah pengalaman instalasi Lenovo G430 pada Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope.

2 responses to this post.

  1. walah omah sing ke piro to iki?? opo ndak mumet ngurusine?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: